DwiM Blog Quotes

"Aku rela di penjara asalkan bersama buku, karena dengan buku aku bebas" Mohammad Hatta ~~~ "Kamu calon konglomerat ya? kamu harus rajin belajar dan membaca, tapi jangan ditelan sendiri. Berbagilah dengan teman-teman yang tak dapat pendidikan." Wiji Thukul ~~~ "Membaca adalah napas hidup dan jembatan emas ke masa depan."

Selasa, 03 Mei 2022

Kriteria Tenaga Pendidik atau Guru yang Profesional di Era Masa Kini

   Dalam menentukan profesionalitas seorang guru, setiap orang memiliki kriteria sendiri-sendiri. Yang demikian itu menyebabkan penilaian terhadap guru yang profesional bersifat subjektif. 

  Dalam artikel kali ini, penulis akan membagikan dan mengulas kriteria apa saja yang harus dicapai oleh guru agar bisa profesional. Simak penjelasan berikut ini dan semoga bermanfaat. 

10 Kriteria Tenaga Pendidik atau Guru yang Profesional di Era Masa Kini 

   Sering kita dengan istilah "Pahlawan Tanpa Tanda Jasa". Istilah terrsebut ditujukan kepada seorang guru karena telah berjasa dan berkontribusi dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Hal ini membuktikan bahwa profesi guru adalah profesi yang sangat mulia karena telah berkontribusi besar untuk setiap orang. 

   Dalam mengajar, serorang guru dituntut tidak hanya sekedar menyalurkan pengetahuan ilmu, tetapi juga mengajarkan akhlak, moral bahkan juga keterampilan. Tentu ini adalah tugas yang sangat berat. Dalam proses kegiatan belajar mengajarnya guru juga harus memiliki multi kemampuan. Ia harus mempunyai kemampuan kecerdasan, emosional dan kemampuan spiritual yang baik saat jalannya kegiatan belajar mengajar. 

   Jika seoranh guru minim kemampuan maka pembelajaran tidak akan maksimal. Misalkan guru hanya melibatkan kemampuan intelektual ketika mengajar, maka pembelajaran akan berjalan tanpa energi dan mengandalkan sisi teoritisnya saja. Ketika guru hanya memiliki kemampuan emosional, maka pembelajaran akan terkesan kaku dan menakutkan di benak siswa. 

   Kondisi seperti itu hanya akan membuat pembelajaran terkesan pincang, dan tidak membuahkan prestasi yang maksimal. Oleh karena itu menjadi sangat penting bagi guru untuk menguasai semua kemampuan agar pembelajaran berjalan efektif. 

   Berdasarkan berbagai sumber, paling tidak ada 10 kriteria seorang tenaga pendidik yang profesional di masa kini, yaitu: 

- Memiliki kemampuan dalam menguasai materi pelajaran dengan baik dan menggunakannya dengan baik, tepat dan benar.

- Mampu menyelesaikan masalah yang bersifat intruksional prosedural maupun non prosedural dalam KBM

- Mampu mengelola kelas dengan baik agar kondisi belajar terjaga dan kondusif

- Mampu mengatur dan mengawasi proses pembelajaran dengan baik

- Guru mampu berimprovisasi dengan baik dan benar

- Memiliki tingkat kepekaan yang tinggi dalam melihat situasi saat KBM berlangsung

- Memberikan contoh yang baik, minimal melakukan sesuatu hal dengan dasar yang baik

- Memiliki sifat empati dan simpati terhadap sesama.

- Mempunyai jiwa pendidik yang tinggi.

- Memiliki kemampuan ulet dan disiplin tinggi agar siswa meraih prestasi. 


Peran Guru Dalam Pendidikan 

   Tugas dan peran guru sangatlah kompleks, tidak hanya sekedar sebagai tenaga pengajar. Oleh karena itu sangatlah tidak mudah menjadi seoranh guru. Berikut kami simpulkan apa saja peran guru dalam pendidikan: 

1. Sebagai Motivator

  Menjadi seorang motivator berarti memberikan sebuah motivasi. Dalam hal ini objek nya adalah murid. Guru harus memberikan motivasi dan semangat kepada siswa agar menjadi seorang yang kuat mengahadapi rintangan dan tidak mudah menyerah. Dengan begitu, setiap kendala dan kesulitan murid dalam belajar akan mudah diselesaikan melalui siswa itu sendiri. 

2. Sebagai Mentor Bagi Murid

   Guru akan menempatkan dirinya sebagai teman belajar. Ia akan membimbing dan mengarahkan siswa nya untuk berusaha dalam mencapai prestasi. 

3. Sebagai Fasilitator

    Di era modern saat ini, murid harus benar-benar aktif dalam belajar. Memperoleh pengalaman belajar yang baik sesuai seubstansi pendidikan yang berfokus pada pembelajaran merdeka. 

4. Mampu Sebagai Inspirator

  Dengan adanya guru sebagai seorang inspirator, maka murid akan menemukan sosok panutan. Apapun prestasi yang diajarkan guru menjadi sebuah inspirasi tersendiri kepada murid. Dengan demikian tentunya siswa akan memberikan sebuah dampak positif bagi dirinya, keluarga maupun lingkungan sekitar. 

5. Pemancing Kreativitas dan Imajinasi Murid

   Desain pembelajaran yang sesuai di era sekarang ini adalah model menyenangkan. Itu akan membuat siswa semakin menjadi aktif dan kreatif. Oleh karena itu guru harus bisa menyesuaikan kondisi belajar dan membuat konsep agar bisa diterapkan di dalam pembelajaran. 


    Itu tadi beberapa kriteria tenaga pendidik di era sekarang yang bisa kami sajikan. Semoga bermanfaat dan dapat membantu anda dalam menyelesaikan masalah siswa dalam belajar. Jangan lupa like dan share kepada semua guru2 yang ada di Indonesia.


Guru Juga Perlu Menjaga Kesehatan Mental, Jiwa dan Raga. Berikut Simak 5 Saran dan Tips Dari Kami


      Guru merupakan seorang yang mempunyai tanggung jawab yang sangat besar dalam mendidik perilaku dan moral seorang murid. Ia adalah panutan karena selalu membimbing dan mendidik seorang murid. Tak heran jika ia adalah seorang yang palunh dihormati didalam kelas. Semua itu membuat guru memiliki peran yang sangat urgen di bidang pendidikan terutama proses KBM di dalam kelas. 

   Pada dasarnya, banyak tuntutan yang harus di lakukan oleh guru dalam mendidik murid. Apalagi dalam periode pandemi kemaren, perhatian dan fokus guru terpusat pada perubahan kurikulum dan sistem pembelajaran. Mulai dari proses Pembelajaran daring yang membuat guru harus berinovasi demi menciptakan suasana belajar uang maksimal hingga harus menyesuaikan kurikulum baru yang sering berubah ubah. Hal ini tentu sangat merepotkan guru dan tentunya akan berpengatuh terhadap kesehatan jiwa dan raga. Padahal jiwa, raga dan kesehatan guru lah yang menentukan tingkat kesuksesan pendidikan. 

    Berikut kami sajikan beberapa solusi untuk anda para guru yang harus menjaga kesehatan mental, jiwa dan raga: 

1. Cobalah untuk sering berpikir positif dan tidak menyalahkan diri sendiri. 

    Salah satu penyebab yang mempengaruhi baik buruk nya kesehatan adalah pola pikir. Pola pikir yang baik tentunya akan memberikan efek yang positif bagi tubuh, sedangkan pola pikir buruk memberikan efek yang negatif pula bagi tubuh. Oleh karena itu sebagai seorang guru yang sama seperti manusia lainnya, cobalah terus berpikir positif. Memang setiap manusia tidak pernah luput dari masalah, tapi jangan pernah menganggap semua adalah kesalahan diri. Berusahalah mencari solusi dari setiap masalah dan membangun kedamaian dalam diri 

2. Pilihlah hobi yang menarik agar anda tidak bosan 

   Hobi merupakan sebuah hiburan bagi setiap orang. Apabila kita menjalani hobi serasa pikiran menjadi fres, tanpa beban dan baik untuk kesehatan mental. Oleh karena itu dengan menjalani hobi yang menarik tentu akan mengurangi efek stres yang timbul ditengah-tengah kesibukan dalam mengajar. Setiap orang memiliki jenis hobi yang berbeda-beda. Dan untuk menentukan hobi anda, anda harus memilh dan menentukan hobi yang menurut anda paling sesuai dan cocok untuk anda. 

3. Rawat dan manjakan diri demi hilangkan stres 

    Sebetulnya dalam memanjakan diri tidak tentu memerlukan biaya yang besar. Banyak sekali contoh kegiatan dalam memanjakan diri yang murah bahkan gratis. Dan kesemuanya bisa disesuaokan dengan kondisi dan budget yang anda miliki. Berikut kami sajikan ulasan dan inspirasi kegiatan untuk memanjakan diri dan menghilangkan rasa stres ditengah-tengah kesibukan anda sebagai guru: 

- Membeli barang yang anda inginkan untuk dimiliki.

- Jalan santay dan berbincang-bincang dengan pasangan anda.

- mendengarkan lantunan musik favorit anda.

- sedikit merefresh otak dengan berhenti memikirkan apapun, menutup pintu, mematikan lampu dan kemudian memejamkan mata.

- Menulis atau membaca buku yang anda sukai.

- Merencanakan agenda kegiatan ketika liburan.

- Merawat diri seperti memotong rambut dan spa, pijat refleksi, creambath dan merawat wajah anda.

- Merawat tumbuhan.

- Merawat ikan hias.

- Memasak masakan yang anda sukai.

- Melakukan Healing (Menghabiskan waktu di alam) 

4. Istirahat yang cukup dan tidur yang nyenyak. 

   Dalam situasi tertentu sebagian orang mengalami kondisi sulit tertidur pulas. Itu terjadi karena kita dalam kondisi yang tak tentu, seperti stres, cemas dan takut, pusing, jenuh dan lain-lain. Oleh karena itu anda memerlukan istirahat yang cukup dan meluangkan waktu untuk tidak memikirkan persoalan dalam hidup. Ini sangat penting karena terkadang kita menganggap sesuatu yang simpel itu dengan serius. Cobalah berpikir positit dan menyempatkan waktu untuk beristirahat dan anda akan memiliki pengalaman tidur yang nyenyak. Itu akan membantu anda untuk dapat menjaga kesehatan jiwa, mental dan menumbuhkan aura menjadi lebih baik. 

5. Curhat kepada orang terdekat. 

  Dalam kesibukan yang super padat terkadang kita merasa stres dengan kondisi yang terjadi. Sebagian orang merasa tenang ketika mencurahkan hatinya kepada orang terdekat. Dari situ anda akan mendapat berbagai solusi dan motivasi dari orang yang anda percaya. Itu sangat penting bagi kita untuk menjaga kesehatan diri sendiri. 

   Itu tadi beberapa saran dan tips dari kami, supaya anda tetap merasa tenang dan nyaman ditengah-tengah kesibukan menjadi seorang guru. 

   Jangan lupa like dan bagikan artikel ini agar dapat lebih bermanfaat bagi seluruh guru di Indonesia.

Jumat, 29 April 2022

Bagaimana Cara Guru Agar Mampu Menginspirasi Murid Menjadi Aktif dan Kreatif? Begini caranya. 

   Dalam belajar, seseorang yang tak kenal lelah membimbing anda untuk mencapai kesuksesan adalah seorang guru. Ia akan selalu menemani kita dalam belajar dan terkadang hingga menggantikan peran ayah dan ibu disekolah. Sehingga kesan yang muncul ketika kita mendengar kata guru adalah orang tua kedua setelah orang tua asli. Oleh karena guru memiliki peran penting, maka setiap guru harus dapat menginspirasi para murid-muridnya menjadi aktif dan kreatif. Tapi terkadang guru juga memiliki kesan menyeramkan sehingga banyak siswa menjadi tegang saat belajar. 

  Kebanyakan siswa menginginkan agar memiliki guru yang ramah, sabar dan mampu meningkatkan motivasi belajar. Karena itu, tentu siswa akan lebih bersemangat dan tekun dalam belajar disekolah. Oleh karena itu peran guru sangatlah urgent dalam membentuk karakter belajar siswa, ia harus mampu memotivasi, memberikan semangat dan menginspirasi bagi murid. Dan tentunya guru harus mampu membimbing murid agar mampu membuat karya yang berguna dan bermanfaat. 

Anda Sebagai Guru Harus Tau Kiat Untuk Memotivasi Murid Menjadi Aktif dan Kreatif 

    Agar mampu membimbing dan menginspirasi murid menjadi aktif dan kreatif memang sangatlah tidak mudah. Jika diibaratkan seperti sebuah acara, maka acara yang dihasilkan harus bermutu dan memiliki kualitas baik. Panitia acara harus mempersiapkan segala kebutuhan dengan matang dan betul-betul teliti. Harus memiliki koordinasi dan komunikasi yang baik. Biasanya, kesuksesan atau kegagalan sebuah acara adalah hasil dari berbagai pengalaman dan kualitas panitianya. Oleh karena itu tentu kita bisa menjadi guru yang menginspirasi selagi kita masih terus menurus mau untuk belajar. Berikut ini kami rangkum, agar kamu bisa menjadi guru yang kreatif sehingga menginspirasi murid. 

1. Terbuka Untuk Mengamati Dunia Luar 

   Dengan melakukannya maka anda akan banyak menemukan inovasi. Artinya anda tidak hanya mengamati sesuatu dari satu sudut pandang salah satu bidang tertentu, karena akan sulit menemukan kreatifitas. Tetapi anda harus melihat dari banyak perspektif. Dari situ, tentu akan banyak menemukan bentuk kreatifitas dan anda akan banyak menemukan hal-hal baru dari. Sehingga akan muncul banyak ide dan gagasan agar anda lebih kreatif dan tentunya menginspirasi murid. 

2. Mengikuti Organisasi atau Komunitas Guna Mengembangkan Potensi Guru 

   Ketika anda bergabung kedalam komunitas sejawat dan rajin mengikuti pertemuan maka anda akan menemukan banyak relasi. Anda akan dapat berdiskusi dan sharing sehingga akan menemukan ilmu baru dari teman seprofesi dalam komunitas yang anda ikuti. Dari situ anda tentu anda akan mengetahui perkembangan baru dan akan meningkatkan motivasi anda agar berubah ke arah yang lebih baik. Karena teman-teman dalam komunitas akan sangat senang jika berbagi pengalaman masing-masing. 

3. Belajar Untuk Mengambil dan Mengamati Sesuatu yang Baik dengan Menuangkan sebuah Inovasi. 

    Ketika anda menjadi seorang guru, tentu anda tidak harus memakai ide anda pribadi untuk menjadi kreatif. Anda dapat mengambil cara atau metode menjadi guru yang baik dari teman seprofesi lainnya. Kemungkinan anda dapat memunculkan sebuah produk baru dari teman anda. Tetapi karena dalam prakteknya sangatlah berbeda antara satu guru dan lainnya maka anda harus menuangkan dengan sebuah inovasi yang sesuai dengan kemampuan anda. Dari situ pasti akan tercipta sebuah hasil yang bermanfaat dan memberikan produk yang maksimal. 

4. Jangan Tunda, Lakukan Perubahan Dalam Diri Mulai Sekarang. 

   Hal yang dianggap baik dan bermanfaat, sebaiknya harus disegerakan. Agar menjadi Kreatif, maka anda tidak boleh menunda segala bentuk inovasi yang akan dilakukan. Jangan menunggu kreatif dulu, tapi cobalah untuk memulai sekarang juga. Karena pada dasarnya untuk menjadi kreatif harus memerlukan evaluasi dan koreksi berulang-ulang, dan waktunya juga sangat panjang. Jika anda terlalu berat menjalankan inovasi, maka mulailah dengan hal-hal kecil. Jika itu anda usahakan maka lama-lama keberhasilan akan anda dapatkan. 

5. Berhenti Sebentar, Lakukan Evaluasi terhadap Perkembanganmu 

   Anda harus berhenti sejenak dalam sebuah perjalanan, karena anda membutuhkan waktu untuk istirahat dan merenungkan perjalanan selanjutnya. Semua itu anda lakukan guna menghasilkan produk yang semakin baik. Misalkan anda merenungkan bagaimana perkembangan yang selama ini saya lakukan, jika dirasa gagal maka jangan menyerah, anda harus memiliki alternatif jalan lain. Setelah itu busa anda gunakan sebagai evaluasi kedepannya. 

   Memang dalam proses menginspirasi siswa agar menjadi kreatif tidaklah mudah. Tapi pasti ada kemungkinan yang sangat besar. Yang terpenting adalah bagaimana anda sebagai guru agar tidak berhenti dan terus belajar demi kemajuan pendidikan di Indonesia. 

    Guru sangatlah perlu memotivasi murid agar kreatif. Karena murid sejatinya tidak hanya cukup untuk menerima pengetahuan saja, tetapi juga bagaimana seorang murid harus mampu melakukan dan menciptakan sebuah karya yang berguna


Kamu Mahasiswa yang Sudah Lulus Kuliah? Bingung mau Lanjut S2 atau Kerja? Awas jangan Sampai Terkena Postponing Reality 


     Terkadang apa yang diekspektasikan ketika kuliah tidak terjadi ketika lulus. Saat kuliah kita berharap setelah lulus nanti akan mendapat pekerjaan dengan bayaran tinggi, sesuai jurusan dan nyaman untuk dilakukan, atau lanjut kuliah S2. Tetapi yang terjadi justru kita sangat sulit untuk menentukan setelah lulus mau jadi apa. 

   Kebanyakan dari mahasiswa merasa khawatir dengan keadaan setelah lulus. Hal itu terjadi karena mencari pekerjaan dengan cepat pun sebetulnya bukan perkara yang mudah. Karena merasa sulit mendapat pekerjaan, banyak mahasiswa yang memilih melanjutkan karier pendidikan karena takut menjadi pengangguran terlalu lama. 

  Hal tersebut membuat sebagian besar mahasiswa merasa dalam kondisi dilematis. Bingung mau lanjut kerja atau lanjut S2. Nah walaupun seperti itu, jangan sampai kamu terjebak dalam keadaan dan kondisi Postponing Reality. 

   Dari berbagai sumber yang penulis dapat, kondisi Postponing Reality adalah sebagai berikut : 

Definisi Postponing Reality 

Apa itu Postponing Reality?

   Itu merupakan sebuah kondisi dimana kita cenderung menunda untuk berhadapan dengan kondisi Real dunia kerja. Kita seakan terjebak dengan kondisi zona nyaman sebagai seorang mahasiswa tanpa memikirkan betapa kerasnya kehidupan setelah lulus kuliah. 

 Dalam keadaan realitanya, kebanyakan mahasiswa setelah lulus lebih memilih jalan untuk meneruskan pendidikan pada jenjang lebih tinggi. Mereka menganggap bahwa meneruskan pendidikan lebih baik dari pada harus menganggur. Padahal sebetulnya mereka menjadikan pendidikan yang lebih tinggi itu sebagai "pelarian" karena merasa bingung mau kemana. 

    Jika diibaratkan, mereka adalah manusia yang hanya belajar berenang di kolam, tak pernah belajar menyelam. Setelah itu secara tiba-tiba di hadapkan pada samudra yang luas, tentu mereka akan ketakutan. Hal itu karena kondisi kolam dan Lautan sangatlah beda. 

 Kampus yang tujuannya adalah mengembangkan potensi mahasiswa, seharusnya mampu melatih mahasiswanya agar siap dan singkron dengan dunia realita. Namun terkadang kondisi tersebut tak lain tak bukan memang karena kesalahan kita sendiri terlalu suka menunda-nunda untuk langsung terjun ke dunia kerja realita. 

    Tapi tenang, kamu ndak usah bingung. Selama kamu masih ingin berubah dan terus berusaha belajar, pasti ada jalan. 

   Berikut kami berikan tips agar kamu terhindar dari kondisi Postponing Reality. Berikut kami simpulkan dari berbagai sumber : 

1. Mengikuti kegiatan organisasi, baik itu internal, eksternal maupun organisasi kemasyarakatan. 

   Hal ini tentu sangat penting, karena akan menambah pengalamanmu. Dari berorganisasi kamu juga bisa menambah wawasan seputar dunia kerja. Selain itu kamu juga dapat membangun relasi, mengembangkan potensi dan memiliki jaringan andai ingin lanjut ke dunia kerja.  

2. Sering-sering berdiskusi dengan berbagai orang profesional dalam dunia usaha dan pekerjaaan. 

  Dari diskusi tersebut tentu kamu akan mendapat pengalaman, ilmu, dan pengetahuan yang nantinya akan kamu hadapi setelah lulus. Kamu dapat belajar dari berbagai pengalaman yang sudah dilakukan orang lain. Dari situ tentu kamu akan mempunyai pandangan dan motivasi untuk kehidupanmu kedepan. 

3. Hilangkan sifat bergantung pada orang tua, dan mulai mandiri. 

   Kebanyakan yang terjadi, kondisi Postponing reality dirasakan oleh mahasiswa yang sering bergantung pada orang tua. Maka ketika lulus akan sangat sulit, karena akan dihadapkan sendiri dengan rintangan dunia kerja yang sangat keras. Oleh karena itu, tidak salah jika kamu menciptakan kondisimu mandiri tanpa bergantung pada orang tua. 

4. Memilih sifat berani untuk sering terjun langsung ke dunia nyata. 

   Hal ini sangat penting, karena jika kamu tidak memiliki keberanian untuk terjun ke dunia kerja, maka sama saja kamu menjerumuskan diri dalam bahaya, karena tidak memiliki bekal untuk mengarungi luasnya dunia nyata. 

5. Memanfaatkan program MBKM (Merdeka Belajar, Kampus Merdeka) 

    Program ini adalah program yang di gagas oleh Kemendikbud Ristek, Nadiem Makariem. Lewat program ini kamu bisa meningkatkan kapasitas dan kapabilitasmu agar lebih berkembang. Sehingga kamu takkan memiliki keraguan ketika akan menghadapi kondisi setelah lulus. 

    So, untuk temen-temen mahasiswa yang kini sedang berjuang agar tidak merepotkan orang tua dikemudian hari, selalu tetap semangat. Mimin yakin setelah membaca artikel ini, kalian sudah tak kebingungan lagi mau kemana setelah lulus. 

   Jangan lupa bagikan artikel ini agar lebih bernanfaat untuk semua temen-temen mahasiswa.

Quotes Pendidikan

"Ing ngarsa sung tulada, Ing madya mangun karsa, Tut wuri handayani (Di depan, seorang Pendidik harus memberi teladan yang baik, di tengah atau di antara Murid guru harus menciptakan prakarsa dan ide, Dari belakang Seorang Guru harus Memberikan dorongan dan arahan)." Ki Hajar Dewantara

Total Tayangan Halaman